Selasa, 15 Januari 2013


BERKAH SENYUMAN

               
                   Tak sengaja aku melewati sebuah desa. Saat cuti pulang ke INDONESIA. Setelah bertahun-tahun merantau di negeri hongkong..Waktu itu kira-kira 4 tahun lamanya saya bekerja. Di tengah jalan aku di  sapa seorang yang sebaya usianya denganku. Hai tinnnnnn. Sapaan panjang itu membuat hatiku berdebar. Dengan sopan aku menjawab "geeehh" Istilah bahasa INDONESIAnya' ia'. Sambil memikir siapa sebenarnya pemuda itu , saya dengan ragu memandang ke arah mukanya tapi pemuda itu juga memandang dengan ragu. Sempat hening dalam beberapa detik saya bertemu. Ku beranikan diri bertanya anda siapa kok tau nama saya. Dia membalas dengan senyuman. Batin saya berkata aneh orang ini. Udara di pagi itu sangat sejuk sekali, saya yang waktu itu ingin bertemu seorang kawan lama terganggu di jalan karna bertemu pemuda tadi.

                   Pertanyaan mulai meluncur dari orang lain yang kenal denganku. Dengan sapaan halus saya mendengar "Bu kapan pulangnya." Saya menjawab kemaren mbak. Sambil memandang ke arah sebelah pemuda itu tetap aja senyum melihatku, aku jadi salah tingkah. Udah menikah belum tina, pertanyaan yang lucu dan aneh bagiku.Tapi mungkin bagi dia itu hal biasa.Kembali ku tanya ,apakah saya belum kelihatan tua mas. Sambil tertawa  dia menjawab belum masih seperti dulu. Wah benak hati saya orang ini perlu pakai alatbantu untuk melihat seseorang. Saya udah punya anak 2 mas, Lansung spontan menjawab ah bohong kamu.Emang apa aku salah orang ya. Lo benar aneh kan? Aku bilang kamu itu siapa dan dari mana bisa kenal aku? Dia juga bingung menjawabnya, ternyata kenal di sebuah acara  sekolah  dan saling tukar kartu nama.Setelah saling mengingat-ingat ternyata dia adalah guru baru yang dulu pernah kenal di sekolah itu tempatku sukuan.

              Seiring dengan berjalannya waktu, untuk mengisi hari liburku di desa, saya belajar jualan property. Hobby jualan sejak kecil terulang lagi . Setiap malam sebelum tidur saya mengingat-ingat teman lama di sekolah yang masih tersimpan di otak saya. Sambil mencari kartu nama orang-orang yang telah kenal dan memberikan kepadaku. Sore itu aku sengaja pergi dari rumah dan meluncur ke KOTA KEDIRI. Sambil makan jajanan martabak ku coba menelpon daftar nama yang telah ku genggam. Halo assalamuaikum. Dia menjawab pula waalaikumussalam. Langsung dia tanya ada apa tina. Loh kok dia tau kalo saya nama tina? Sangatlah aneh dunia ini,saya aja ingin kenal lagi justru dia yang udah tau saya. Begini mas saya sales property yang ada di kediri, rencana ingin memberi informasi tentang perumnas. Saya di kejar sejuta pertanyaan dengan pemuda ini.Tapi saya selalu menjawab dengan benar,karna  saya  juga udah menyatu dalam jiwa pekerjaan sales.

                 Bertemuan yang aneh bin ajaib .Tanpa aku ulang tawaran penjualan dia udah minta formulir mau beli rumah yang saya tawarkan. Lo benar mau ambil mas? Saya malah di bilang aneh sama dia. Bukannya kamu tadi cari saya untuk promosi daganganmu perumnas tin. Saya jawab sambil senyum "ia". Dan saya kebetulan juga senang dengan ivestasi ke property.Jawaban yang tegas dan bisa membuat saya tegang. Ternya setelah berbincangan yang kurang lebih memakan waktu hampir 2 jam itu berbuah manis. Dan pemuda itu ternyata orang yang jatuh cinta dengan INVESTASI PROPERTY dan juga pernah memendam cinta nya dengan  seorang sales perumnas . Si dia  belum juga menikah samapi sekarang. next bersambung................